Duit Rp. 55 Milyar bagi Pemecah Misteri MH370


Sejumlah keluarga penumpang Malaysia Airlines MH370 meluncurkan pengumpulan dana sebesar A$ 5 juta untuk hadiah bagi siapa saja yang bisa memecahkan misteri raibnya jet Boeing 777 200ER itu.

Kampanye "Reward MH370" diluncurkan dalam penggalangan dana A$ 5 juta (Rp 55, 263 miliar) di situs web Indiegogo itu dimaksudkan untuk "menghargai whistle blower yang datang memberikan informasi," kata para keluarga itu dalam sebuah press release, Minggu (8/6/2014).

"Kami yakin bahwa seseorang yang berada di mana pun atau orang yang mengetahui sesuatu (mengenai raibnya MH370), kami berharap hadiah ini akan mengetuk hatinya untuk menyampaikan informasi," ujar Eathan Hunt, seorang direktur perusahaan teknologi yang mengepalai proyek berhadiah ini.

"Kami sudah banyak kali dicegat di pintu gerbang yang seolah menyerahkan tanggung jawab (hilangnya MH370) ke tangan kami sendiri," tambah Hunt, sebagaimana ditulis ABC News Australia, Senin dini hari (9/4/2014).

Danica Weeks, warga Perth yang suaminya Paul Weeks terbang dengan MH370 merasa kesal. "Kita dipaksa berpikir sendiri keluar dari sekat kotak mereka dan mencoba melakukan sesuatu untuk menemukan pesawat yang hilang itu. Terlalu banyak informasi yang simpang siur," kata Danica.

Sarah Bajc, mitra dekat penumpang warga AS Philip Wood, mengatakan, para keluarga dengan tangan terbuka menyokong kampanye ini dengan melihat misteri kecelakaan udara ini dengan "pandangan yang segar".

"Sejumlah pemerintah dan badan telah mengupayakan yang terbaik, nanum gagal menemukan bukti secuil sekalipun, mungkin karena pendekatannya yang salah atau karena salah arah dalam upaya pencarian internasional yang pandu seorang individu atau beberapa individu," kata Bajc.

Malaysia dan Australia yang memimpin pencarian hingga jauh di barat laut pantai barat Australia, tetap berjanji akan melanjutkan upaya pencarian pesawat nahas itu. MH 370 diyakini terendam di kedalaman lebih dari 4 kilometer di selatan Samudra Hindia di barat laut pantai Australia Barat, setelah kehabisan bahan bakar. Data satelit terakhir mengkonfirmasikan memang di sekitar situlah MH370 berakhir.

Malaysia, yang sejak tahun 1957 dipimpin oleh koalisi Barisan Nasional pimpinan Umno yang kerap meminggirkan skandal apa pun dari perhatian nasional, regional dan internasional, kini dicerca oleh keluarga-keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta. (*/ABCnews/inl)

0 comments:

Posting Komentar