Komandan Taliban yang Dibebaskan dari Guantanamo, Bersumpah akan Melawan AS Lagi


Lima pemimpin Taliban yang dibebaskan dari Tahanan Guantanamo bersumah akan melawan Amerika bila kembali ke Afghanistan.

NBC News melaporkan Jumat (6/6/2014) hal itu diceritakan salah satu komandan Taliban dalam wawancara via telepon.

''Setelah tiba di Qatar, Noorullah Noori tetap bersikeras, ia akan ke Afghanistan dan melawan tentara Amerika di sana,'' katanya.

Niat itu disampaikannya, setelah Noori mengetahui AS memberi jaminan, ia tak akan ditahan di negara manapun setelah tinggal baik-baik di Qatar selama setahun, tutur salah satu pihak keluarganya.

''Kami mengira tidak akan lagi bertemu lagi dengannya setelah ia ditangkap Amerika,'' kata salah satu familinya.

''Ini mukjizat kami bisa bertemu dengannya lagi, karena Allah memberi kami Sersan Berghdal,'' lanjutnya.

Kondisi kelima tawanan Taliban yang dibebaskan, Mohammad Fazl, Mohammed Nabi, Khairullah Khairkhwa, Abdul Haq Wasiq dan Noorllah Noori, tidak begitu sehat sehingga perlu dirawat di sebuah rumah sakit di Qatar.

Selama 12 tahun dalam tahanan menyebabkan masalah psikologi bagi Noori dan Fazl. Sementara itu para istri dan anak-anak kelima tawanan yang kini berada di Afghanistan, akan terbang ke Qatar setelah mendapatkan visa.

''Kami benar-benar gembira dan tak sabar lagi,'' kata salah seorang keluarga Taliban.

''Yang paling menggembirakan mereka adalah ucapan selamat dari pemimpin Taliban Mullah Mohammad Omar. Mereka lupa pernah ditahan selama 12 tahun setelah mendengar ucapan Omar,'' tutur keluarga mereka. (*inl)

0 comments:

Posting Komentar