Ini Daftar 7 Kelompok Militan Terkaya di Dunia


Para militan atau pemberontak tersebar di seluruh penjuru dunia. Misi mereka 'pure' menentang pemerintahannya.

Masing-masih kelompok pemberontak atau militan di berbagai negara memiliki alasan dan tujuan tertentu.

Kekuatan ekonomi yang dimiliki para kelompok militan menjadikan para anggotanya lebih solid dan bahkan memiliki sistem organisasi yang tertata, serta adanya re-organisasi.

Lalu kelompok militan mana sajakah yang memiliki pendanaan terbesar? Berikut tujuh kelompok militan terkaya di dunia yang dikutip dari The Richest, Sabtu (28/6/2014):

7. Boko Haram


Pendapatan: US$ 70 juta atau Rp 839,6 miliar (kurs: Rp 11.995 per dolar AS)
Boko Haram adalah kelompok militan Nigeria yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah Nigeria. Mereka membom markas PBB dan baru-baru ini disinyalir menculik lebih dari 200 gadis sekolah Nigeria.

Dari aksi tersebut tidak jelas berapa banyak dana yang didapatkan dari uang tebusan. Telah dilaporkan antara 2006-2011, mereka mengumpulkan lebih dari US$ 70 juta.

6. Lashkar-e-Taiba


Pendapatan: US$ 100 juta per tahun atau sekitar Rp 1,19 triliun.

Lashkar-e-Taiba didirikan pada 1990. Anggota kelompok militan yang berasal dari Pakistan ini pernah menyerang India. Hal yang mencengangkan meski dituduh melanggar HAM atas pembunuhan warga sipil, mereka juga memiliki organisasi amal di Pakistan, seperti rumah sakit dan sekolah. Pendapatan tahunan mereka diperkirakan sekitar US$ 100 juta yang sebagian besar didanai dari sumbangan afiliasi.

5. FARC (Colombia)


Pendapatan: US$ 80 juta-US$ 350 juta per tahun atau sekitar Rp 959 miliar-Rp 4,1 triliun.

Revolutionary Armed Forces of Colombia (FARC) telah berdiri sejak tahun 1960-an. Mereka menjadi ancaman teroris di Kolombia melalui aksi penculikan, pembunuhan dan pemboman di berbagai tempat. Terlepas dari uang dari hasil tebusan dan perampokan, FARC juga memproduksi dan menjual sejumlah obat-obat terlarang yang menyumbang pendapatan mereka setiap tahun paling besar.

4. Al-Qaeda


Pendapatan: US$ 100 juta per tahun atau sekitar Rp 1,19 triliun.

Didirikan oleh Osama Bin Ladin, organisasi militan Islam ini telah ada sejak tahun 1980-an. Setelah menyerang beberapa daerah sipil dan militer, Al-Qaeda dikenal di seluruh dunia. Mereka dicap negara-negara barat sebagai salah satu kelompok 'teroris' terbesar dan paling mematikan.

Bom bunuh diri adalah salah satu taktik favorit mereka dari kehancuran. Kelompok ini semakin mendunia setelah berhasil meratakan World Trade Centre di New York City.

CIA memperkirakan Al-Qaeda memiliki pendapatan lebih dari US$ 30 juta per tahun pada saat itu. Selain itu Bin Ladin adalah seorang multi jutawan saat mendirikan organisasi ini.

3. Taliban


Pendapatan: US$ 400 juta per tahun atau sekitar Rp 4,3 triliun.

Kelompok militan asal Afganistan ini terkenal dengan pendapatannya yang fantastis sebanyak US$ 400 juta setiap tahunnya.

Uang tersebut didapatkannya dari hasil perdagangan bisnis opium, serta beberapa dari sumbangan organisasi lainnya. Taliban kini menjadi penanggung jawab produksi Opium terbesar di Afganistan yang menyumbang paling banyak pendapatan mereka.

2. IRA (Inggris Raya)


Pendapatan: US$ 450 juta per tahun atau sekitar Rp 5,3 triliun.

Irish Republican Army (IRA) telah dijuluki salah satu organisasi pencucian uang profesional terkemuka di Eropa. Berasal sebagai dari kelompok pejuang revolusioner untuk kemerdekaan Irlandia dari Inggris, IRA berjuang sebagai pengontrol politik selama beberapa dekade.

Mereka dianggap sebagai kelompok teroris karena pemboman yang tak terhitung jumlahnya dan pembunuhan dikaitkan dengan mereka selama pemberontakan melawan memaksakan pemerintahan Inggris di Irlandia. Mereka sekarang memiliki banyak usaha kecil di seluruh Inggris dan diduga menggunakan keuntungan untuk sumber tindak kriminalnya.

Pada tahun 2013, Irlandia Independent melaporkan bahwa IRA memiliki koneksi ke kelompok mafia di Italia yang mampu menyumbang 450 euro. Ini hanya salah satu link yang berhasil diketahui, diprediksi masih banyak sumber pendanaan yang berasal dari mafia di tempat lain. Hanya saja organisasi ini telah menyatakan diri dibubarkan pda tahun 2005.

1. ISIS


Pendapatan: US$ 2 miliar per tahun atau sekitar Rp 24 triliun.

Islamic State in Iraq and Sham (ISIS), yang pernah menjadi bagian dari Al Qaeda, kini telah dijuluki kelompok militan terkaya di Dunia sampai saat ini. ISIS memiliki pendapatan US$ 2 miliar, sebagian besar uang yang didapatkannya berasal dari 'pengosongan' bank dan harta rampasan berupa senjata, tank, serta alat tempur lainnya.

Militan ini memiliki anggota kelompok mencapai pulihan ribu yang hingga saat ini menjadi ancaman yang menakutkan bagi pemerintahan sekular diwilayahnya, mengingat ISIS salah satu kelompok militan yang begitu mengenal kecanggihan teknologi. (*theRichest)

0 comments:

Posting Komentar