Terbesar dalam 30 tahun, Israel Rampok 400 Hektar Lebih Tanah Palestina


Israel mengumumkan "mengambil alih" 400 hektar tanah warga Palestina di Tepi Barat.

Mengutip sejumlah sumber di Tepi Barat, koran-koran lokal memberitakan perampasan ini yang terbesar dalam 30 tahun terakhir atau setelah perampasan tanah di Betlehen.

Pemerintahan lokal Israel yang dijalankan militer mengatakan perampasan ini adalah reaksi atas penculikan dan pembunuhan tiga remaja Palestina, Juli lalu.

Otoritas Palestina di Tepi Barat melakukan tindakan diplomatik, dan AS juga mendesak Israel untuk mengembalikan tanah yang dirampas.

Keputusan perampasan diambil pemerintah Israel, Minggu (31/8), setelah pertemuan pejabat pemerintah lokal.

Tanah Palestina yang dirampas terletak di Gush Etzion, dan diyakini berkaitan dengan perluasan permukiman Gevaot.

Pemukim Yahudi mengatakan mereka berharap membangun di tanah Palestina, karena subur dan banyak kebun zaitun.

Saeb Erakat, juru runding Palestina, mengatakan dunia harus tahu Israel akan terus mencaplok tanah-tanah Palestina.

Sebelum 1967, tanah Palestina mencakup hampir setengah dari wilayah Israel saat ini.


0 comments:

Posting Komentar