ISIS Datang, Baghdad di Ujung Tanduk


Serangan ISIS di provinsi Anbar dekat ibu kota Baghdad menandakan pasukan Al-Baghdadi ini terus mencekeram dan memperluas wilayah, meskipun serangan udara internasional gencar dilakukan. Islamic State kian tangguh.

Setelah 40% menguasai kota Kobani di Suriah, ISIS kini merangsek di Baghdad dan hanya tinggal 15 kilometer lagi dari ibu kota Irak.

"ISIS sudah mendekati pinggiran Abu Ghraib, kota tempat penjara mengerikan yang hanya berjarak 12 kilometer dari bandar udara internasional Baghdad," tulis CBS News pada pukul 17:30 waktu setempat atau Jumat tengah malam WIB (10/10/2014).

Meskipun angakatan darat Irak mengatakan bisa mengendalikan distrik Abu Ghraib, namun perkembangan terakhir berbandng terbalik terkait kemampuan pemerintah menghalau ISIS di Baghdad.

Meskipun serangan udara pimpinan AS gencar dilakukan, ISIS makin berjaya di provinsi Anbar, Irak barat, dalam beberapa pekan belakangan.

ISIS sudah menguasai Fallujah pada Januari lalu dan terus mencengkeram provinsi ini. Pada September kemarin, Tentara Al-Baghdadi ini sudah menguasai 80% provinsi Fallujah, tutur para pejabat Irak.

"ISIS melakukan serangan yang canggih di provinsi Anbar selama empat pekan belakangan agar bisa menguasai kota-kota lain di Lembah Sungai Euphrate," seperti yang disimpulkan oleh Institute for the Sutudy of War (ISW) yang bermarkas di Washington.

"ISIS berhasil mengkonsolidasikan rute pasokan dari Suriah ke Irak tengah, bebas bergerak ke kedua negara, menerima bala bantuan dari wilayah aman seperti Abu Kamal di Suriah, Mosul dan wilayah Danau Thar Thar di Irak." ISIS pada akhirnya mampu mengelilingi Baghdad seperti berbelit sabuk.

ISIS sudah menguasai kota Hit, kota terbesar kelima di Anbar, dan kini mengincar pangkalan udara al-Assad. Kota strategis Ramadi, yang sudah terjadi pertempuran sengit dalam beberapa hari terakhir, kemungkinan akan jatuh ke tangan ISIS.

Ahmed Abu Risha, seorang kepala suku (syekh) terkemuka, beramsal: "Ramadi ibarat kepala. Jika Anda memotong kepala, maka seluruh tubuh bakal mati juga."

Setelah berhasil menguasai provinsi ini, ISIS kemungkinan bisa menguasai Baghdad.

ISIS Makin Tangguh

Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel mengatakan, "Banyak ketidak pastian mengenai apa yang terjadi di provinsi Anbar yang terletak di barat Baghdad," tutur Hagel.

Komentar ini sesuai dengan pendapat seoranga pejabat Kemhan AS yang mengatakan kepada CNN bahwa pasukan Irak seolah "melawan tembok kokoh" di provinsi Anbar.

Beberapa unit pasukan Irak terancam dihadang oleh gerombolan ISIS yang belakangan menyebut diri mereka sebagai anggota Negara Islam (IS).

Irak berupaya merebut kembali beberapa wilayah luas yang dikuasai ISIS. Tapi kini pasukan Irak seperti mencoba bertahan, bersikap defensif dan kembali menggunakan bantuan helikopter Apache. Dua helikopter Apache berhasil dirontokkan ISIS.

Militer AS kini lebih pede dengan kemampuan militer Irak untuk melindungi Baghdad. Brigade tentara Irak kini lebih mampu mempertahankan Baghdad. (*inl/cnn/nbc)


0 comments:

Posting Komentar