VIDEO: Remaja ISIS tantang Obama, Nyatakan Perang


Abdullah Emir, 17, remaja asal Sydney, bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan menyatakan perang pada negara-negara Barat.

Dia juga menantang Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott.

Emir muncul dalam video yang mengagetkan warga Australia, terutama ibunya.

Remaja belasan tahun itu meninggalkan rumahnya dengan alasan ingin pergi memancing pada Juni 2014 lalu. Sejak itu dia tidak pulang dan tiba-tiba muncul menjadi militan ISIS.

Dalam video yang sudah diunggah ke YouTube semalam, Emir tampak mengenakan perlatan militer termasuk senapan dan dikelilingi puluhan militan ISIS lainnya.

Remaja berambut pirang itu berbicara dengan mengaku bernama Abu Khaled. Dalam video berdurasi dua menit, remaja ini bersumpah bahwa ISIS tidak akan berhenti beraksi sampai bendera hitam berkibar di seluruh dunia, termasuk di atas Gedung Putih, Amerika Serikat.

"Saya mengatakan ini kepada koalisi Anda (negara-negara Barat).Anda Mengancam kami dengan sekutu-sekutu Anda, membawa setiap bangsa untuk melawan kami," kata Emir dalam video tersebut, seperti dikutip Daily Telegraph.com.au, Selasa (21/10/2014).

"Untuk para pemimpin, untuk Obama, Tony Abbott, saya mengatakan ini; Bahwa senjata asli kami ada di tentara kami, kita tidak akan berhenti berjuang," ujarnya.

"Kami tidak akan meletakkan senjata kami sampai kami menjangkau tanah Anda, sampai kita mengambil setiap kepala tiran dan sampai bendera hitam terbang tinggi di setiap negara, sampai kami menempatkan bendera hitam di atas Istana Buckingham, sampai kami menempatkan bendera hitam di atas Gedung Putih," imbuh dia.




0 comments:

Posting Komentar