“Kami akan segera Bangun Kuil di atas Al-Aqsa”

Menteri Perumahan Israel, Uri Ariel (kanan)

Hanya beberapa jam setelah PM Benjamin Netanyahu mengatakan tidak akan mengubah status quo Masjid Al Aqsa, Menteri Perumahan Israel Uri Ariel mengatakan; "Israel tidak bisa mempertahankan status quo, dan akan membangun kuil tersuci bagi umat Yahudi di lokasi masjid."

Kepada Kol Berama, stasiun radio yang dikelola gerakan ekstrem Yahudi Shas, Ariel mengatakan pembangunan kuil Yahudi di lokasi masjid itu adalah perintah penting Taurat. Ia juga mengatakan kuil itu akan menjadi garis keselamatan bagi Yahudi.


Uriel berharap pemilu mendatang akan mengubah realitas politik, yang memungkinkan munculnya kesempatan mengambil alih masjid dan mengubahnya menjadi kuil Yahudi ketiga.

Menurut Ariel, pemerintah Israel harus menghormati pandangan masyarakat yang mendukung pembangunan kuil.

Yordania bersumpah lindungi al-Aqsa

Raja Yordania, Minggu (2/11), mengecam aksi sepihak Israel yang tidak pernah menyebut Masjid Al Aqsa, tapi hanya Temple Mount. Ia bersumpah Yordania akan berusaha keras melindungi tempat suci orang Kristen dan Muslim di Yerusalem.

"Di Yerusalem, darah martir kami membasahi bumi. Yerusalem adalah deposito suci kami," ujar Raja Abdullah dalam sambutannya pada pembukaan parlemen Yordania.

Menurut Raja Abdullah, Yordania akan terus memblokir langkah sepihak Israel di Yerusalem dan mempertahankan tempat suci umat Islam dan Kristen.


Ia juga menyinggung pembangunan Jalur Gaza. Menurutnya, Yordania akan membolisasi masyarakat internasional untuk membangun kembali Jalur GAza, yang hancur akibat perang Israel-Hamas.

"Untuk menghindari pengulangan agresi brutal yang menelan banyak korban jiwa, harus ada perundingan antara Israel dan Palestina berdasarkan solusi dua negara, dan inisiatif perdamaian Arab," ujarnya.

0 comments:

Posting Komentar